Komponen Dan Cara Kerja Sistem EFI

Komponen Dan Cara Kerja Sistem EFI

MOBIL MOGOK - Sistem EFI ( Electronic Fuel Injection ) makin banyak diaplikasikan pada kendaraan baik itu Mobil dan Sepeda Motor. Penggunaan injeksi bahan bakar akan meningkatkan tenaga mesin bila dibandingkan dengan penggunaan karburator, karena injektor membuat bahan bakar tercampur secara homogen. Hal ini, menjadikan injeksi bahan bakar dapat mengontrol pencampuran bahan bakar dan udara yang lebih tepat, baik dalam proporsi dan keseragaman. ( Wikipedia ). sitem EFI sendiri memiliki nama-nama lain pada sepeda motor seperti PGM-FI ( Honda ) dan YMJET-FI ( Yamaha ). nah sebetulnya apa saja sih komponen yang ada pada sistem EFI ini. pada dasarnya sistem injeksi EFI menggunakan komponen berikut ini.


Komponen Sistem Injeksi Mesin

  • ECU ( Engine Control Unit ) / ECM ( Engine Control Module )
berfungsi sebagai pusat pengolah data kontrol yang mendapat masukan data dari sensor2 yang ada di mesin untuk mengontrol waktu penyemprotan bahan bakar, jumlah bahan bakar yang dikeluarkan, dan saat pengapian. perangkat kontrol ini jika terjadi eror bisa di reset. ada cara untuk mereset ECU.

  • Fuel Pump 
berfungsi sebagai pompa bahan bakar untuk menghasilkan tekanan bahan bakar untuk di injeksikan. Terdapat saringan bahan bakar di komponen ini yang bisa anda bersihkan jika kotor. untuk Membersihkan Saringan Pompa Injeksi, anda harus membukanya. karena letaknya yang berada di dalam tangki bahan bakar.

Komponen Dan Cara Kerja Sistem EFI
  • Crankshaft Sensor 
berfungsi untuk memberikan data masukan ke ECU tentang posisi dan kecepatan putaran mesin.

  • Fuel Injector / Injector 
berfungsi untuk menyemprotkan bahan bakar ke dalam mesin, berdasarkan perintah dari ECU untuk timing buka tutupnya.
  • Camshaft Sensor
berfungsi untuk memberikan data masukan ke ECU tentang posisi langkah mesin, untuk menentukan langkah hisap dimana terjadi bukaan injector.
  • Throttle Sensor 
berfungsi untuk memberikan data masukan ke ECU tentang posisi dan besarnya bukaan aliran udara.
  • Speed Sensor
berfungsi untuk memberi masukan ke ECU kondisi kecepatan kendaraan, memainkan gas saat berhenti dan saat dalam kecepatan tinggi, buka INJECTOR berbeda.
  • Pressure Regulator 
berfungsi untuk mengatur kondisi tekanan bahan bakar selalu tetap (55~60psi).
  • Temperature Sensor
berfungsi untuk memberikan data masukan ke ECU tentang kondisi suhu mesin. untuk menentukan bahan bakar yang di injeksikan.
  • Inlet Air Temperature Sensor 
berfungsi untuk memberikan data masukan ke ECU tentang kondisi suhu udara yang akan masuk ke mesin, untuk menentukan bahan bakar yang di injeksikan.
  • Inlet Air Pressure Sensor 
berfungsi untuk memberikan data masukan ke ECU tentang jumlah kondisi tekanan udara yang akan masuk ke mesin, untuk menentukan bahan bakar yang di injeksikan.
  • Atmospheric Pressure Sensor 
berfungsi untuk memberikan data masukan ke ECU tentang kondisi tekanan udara lingkungan sekitar, untuk menentukan bahan bakar yang di injeksikan.
  • Vehicle-down Sensor 
berfungsi untuk memberi masukan ke ECU tentang kondisi kemiringan sepedamotor, jika motor terjatuh dengan mesin hidup maka ECU akan menghentikan kerja mesin.

Skema Sistem Injeksi


  • Injeksi Titik Tunggal ( Single Point Fuel Injection )
Injeksi titik tunggal menggunakan injektor tunggal pada throttle body ( dilokasi yang sama seperti yang digunakan oleh karburator).
  • Injeksi Kontinu ( Continuous Fuel injection )
dalam sistem Injeksi Kontinu, bahan bakar mengalir setiap saat melalui injektor, tetapi pada saat tikat aliran yang variabel . Hal ini berbeda dengan kebanyakan sistem injeksi bahan bakar yang lainnya, yang menyediakan bahan bakar pada getaran yang singkat dengan durasi yang beragam,dengan tingkat yang konstan aliran udara setiap getaran. Sistem injeksi Kontinu bisa Multi-Point Injection atau single-point Injection, tetapi tidak langsung.
  • Injeksi Multiport (Multiport Fuel Injection)
  • Injeksi Gerbang Pusat ( Central Port Fuel Injection )
Dari Tahun 1992-1996 General Motors menerapkan sistem yang disebut Injeksi Gerbang Pusat ( Central Port Injection ). Sistem ini menggunakan pipa-pipa dengan klep kecil dari injektor pusat untuk menyemprotkan bahan bakar di setiap gerbang intake ketimbang ke pusat throttle-body. Tekanan bahan bakar ini mirip dengan sistem injeksi titik tunggal . ( Wikipedia )

sekian tentang Komponen Dan Cara Kerja Sistem EFI semoga bermanfaat dan terimakasih atas kunjungannya. adapun kelebihan dan kekurangan sistem EFI atau Injeksi ini.

Komponen Dan Cara Kerja Sistem EFI Rating: 4.5 Diposkan Oleh: dedi kurnia