Perbedaan Pengapian CDI AC dan DC

13 April 2014 | Category SEPEDA MOTOR

MOBIL MOGOK – Perbedaan Pengapian CDI AC dan DC – Sistem kelistrikan Sepeda Motor atau lebih banyak orang mengenal CDI sepeda motor menggunakaan 2 sistem yaitu AC dan DC. pada sepeda motor lawas kebanyakan pengapian CDI menggunakan sisten CDI AC, dan pada sepeda motor Jaman sekarang atau keluaran baru kebanyakan menggunakan sistem Pengapian CDI DC. dua sistem pengapian ini mempunyai plus dan minusnya. dan banyak mitos jika menggunakan sitem pengapian DC motor akan lebih kencang, maka banyak orang merombak cdi untuk mendongkrak pengapian mesin. namun itu belum tentu benar, karena kencang dan tidaknya sepeda motor bukan hanya tergantung dari tipe sistem pengapian yang dipakai mesin sepeda motor tersebut. coba kita tengok yamaha RX-KING sepeda motor satu ini kencang meski tidak menggunakan CDI DC.

Perbedaan Arus AC dan DC

Perbedaan Pengapian CDI AC dan DC

Perbedaan Pengapian CDI AC dan DC

Sebetulnya apa itu Sistem AC dan DC, apa arti dari istilah itu. setahu saya itu adalah nama untuk arah arus listrik, kalo tidak salah. jelasnya sebagai berikut.

  • DC (Direct Current)

DC ( Direct Current ) Atau bisa disebut arus searah dimana arus yang dikeluarkan tetap dan tidak berubah-ubah biasanya arus ini sering diapliasikan untuk pengisian dan penyimpnan daya seperti Baterai dan AKI

  • AC (Alternating Current)

AC ( Alternating Current ) Atau bisa disebut arus bolak-balik dimana arus yang dikeluarkan tidak tetap /berubah-ubah besar dan arahnya.Seperti contoh kelistrikan rumah

Perbedaan CDI AC dan CDI DC

Nah itu dasar tentang apa arus AC dan Arus DC, lalu apakah yang membedakan antara CDI AC dan CDI DC pada sistem kelistrikan sepeda motor, nah jika dari sistemnya pasti sudah tahu beda, kita telaah dari penjelasan arus AC dan DC di atas juga sudah tahu perbedaanya. dan untuk perbedaan yang lebih lanjut mengenai CDI AC dan CDI DC, berikut ini.

  • CDI AC

sumber tegangan CDI AC didapat dari sepul yang disearahkan oleh rectifier (kiprok),

– kelebihan :

  1. komponen yg digunakan jauh lebih ringkas.
  2. Terdapat spull terpisah untuk CDI.
  3. Harga lebih murah.
  4. Tidak berhubungan dengan sistem pengisian baterai.
  5. kemungkinan untuk kerusakan dalam jangka yang panjang.

– kekurangan :

tegangan “stabil” bila rpm udah > 2000rpm atau RPM atas. ( tergantung putaran magnet ), Kawat lilitan spul kecil rang rentan putus atau rusak.

  • CDI DC

Pada CDI DC sumber tegangan diparalel dengan baterai. atau bisa dibilang bersumber dari baterai.

– kelebihan :

  • Tegangan arus yang bersumber dari baterai stabil diputaran manapun baik rpm rendah dan atas.
  • Pengapian stabil dari sejak putaran bawah.

– kekurangan :

komponen lebih banyak dan lebih rumit, ketergantungan terhadap baterai sgt tinggi, Sangat sensitif terhadap korsleting, Ketika aki atau kiprok rusak atau tidak stabil akan merusak CDI, harga CDI yang mahal.

Nah, itu perbedaan antara cdi ac dan dc, kencangnya motor atau besarnya tenaga mesin motor bukan bergantung kepada jenis sistem pengapian yang dipakai. sekian tentang Perbedaan Pengapian CDI AC dan DC dan semoga bermanfaat.

Incoming search terms:

perbedaan magnet ninja ac dan dc, cara membedakan cdi ac dan dc, sistem pengapian cdi ac mobil, rx king pengapian dc, perbedaan sistem pengapian cdi ac dan dc, perbedaan pengapian spull ac dengan spull dc, perbedaan menggunakan pengapian cdi ac dengan cdi dc, perbedaan kelistrikan ac dan dc pada sepeda motor, penger aru ac arus bolak balik pada spul motor, pengapian rx king ac atau dc, peebedaan pengapian ac dan dc seoeda motor, jelaskan perbedaan antara pengapian cdi ac dan cdi dc, Cdi rx king ac apa dc, cdi DC atau AC yang bagus untuk rx king, Untk tenaga mtr bagus sistem ac atau dc

Perbedaan Pengapian CDI AC dan DC | dedi kurnia | 4.5